Fasa adalah bagian yang serbasama dari suatu sistem, yang tidak dapat dipisahkan secara mekanik; serbasama dalam hal komposisi kimia dan sifat-sifat Fisika. JAdi suatu sitem yang mengandung cairan dan uap masing-masing mempunyai bagian daerah yang serbasama. Dalam fasa uap kerapatannya serbasama dde semua bagian pada uap tersebut, tetapi nilai kerapatannya berbeda dengan di fasa uap. Contoh lainnnya adalah air yang berisi pecahan-pecahan es merupakan suatu sitem yang tediri dari atas dua fasa, yaitu fasa yang berupa padar (es) dan fasa yang berwujud cair (air).
Sistem yang hanya terdiri atas campuran wujud gas saja hanya ada satu fasa pada kesetimbangan karena gas selalu bercampur secara homogen, sedang dalam sistem dalam wujud cair bisa terdapat 1 atau lebih fasa tergantung pada kelarutannya.
B. Komponen
Jumlah komponen dalam suatu sistem merupakan jumlah minimum dari spesi secara kimia independen yang diperlukan untuk menyatakan komposisi setiap fasa dalam sistem tersebut. Sebagai contoh kita tinjau sistem yang terdiri atas tiga spesi yakni PCl5 , PCl3 , dan Cl2 . Sistem memang terdiri atas tiga spesi, tetapi hanya ada dua komponen karena adanya kesetimbangan yang terjadi pad sitem tersebut :
PCl5
ßà PCl3
+ Cl2
Dua dari spesi diatas dapat
dipilih dan ditentukan jumlah molnya masing-masing, sedangkan jumlah mol spesi
ketiga dapat ditentukan melalui keadaan kesetimbangan
K_x = (X_ (〖PCl〗_3) X_ (〖Cl〗_2)) / X_ (〖PCl〗_5)
C. Derajat
Kebebasan

0 komentar:
Posting Komentar